Kebakaran Hanguskan Dua Rumah di Pelayangan Jambi, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
RIZKAN – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Jalan K.H.A. Tomok, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi, Rabu (8/7/2026) sore. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama sekitar satu setengah jam.
Dua bangunan yang terdampak merupakan rumah permanen milik Muhammad Rasyid dan rumah non permanen milik Ijal. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, api berhasil dicegah agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut.
Diduga Berasal dari Korsleting Listrik
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran melalui Call Center 112 pada pukul 16.37 WIB.
Tim pemadam langsung diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke rumah-rumah di sekitarnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga berasal dari korsleting instalasi listrik di bagian plafon rumah Muhammad Rasyid. Sebelum kebakaran terjadi, meteran listrik dilaporkan beberapa kali mengalami gangguan hingga Miniature Circuit Breaker (MCB) turun.
Kerahkan 45 Personel dan 45 Ribu Liter Air
Dalam operasi pemadaman, Damkartan Kota Jambi mengerahkan 45 personel, satu armada komando, lima armada tempur, dan tiga armada suplai air.
Sebanyak sekitar 45 ribu liter air digunakan hingga kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Selama proses penanganan, petugas juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik serta dengan pihak kepolisian guna mengamankan lokasi kejadian.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi dipenuhi kendaraan dan warga yang menyaksikan kebakaran. Selain itu, jarak antarrumah yang berdekatan membuat api berpotensi cepat merambat.
Satu Petugas Damkar Alami Cedera
Dalam proses pemadaman, seorang personel Damkartan bernama M. Idrus mengalami cedera keseleo setelah terjatuh saat bertugas. Meski demikian, proses pemadaman tetap berlangsung hingga api berhasil dikendalikan.
Damkartan Kota Jambi mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan yang sudah berusia tua. Penggunaan instalasi listrik sesuai standar serta menghindari beban listrik berlebihan dinilai penting untuk mencegah kebakaran akibat korsleting.
Masyarakat juga disarankan segera mengganti kabel yang rusak, tidak melakukan sambungan listrik secara sembarangan, serta memanfaatkan jasa teknisi listrik yang berkompeten untuk pemeriksaan berkala.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran akibat gangguan instalasi listrik, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.
