Prabowo Terima Luhut dan Jajaran DEN di Hambalang, Bahas Penguatan Ekonomi dan Percepatan GovTech
BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran Dewan Ekonomi Nasional di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa petang. Pertemuan tersebut membahas perkembangan terkini perekonomian nasional sekaligus berbagai langkah strategis untuk memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Dalam pertemuan itu, Dewan Ekonomi Nasional menyampaikan sejumlah rekomendasi kebijakan, termasuk percepatan pengembangan Government Technology (GovTech) sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui sistem digital yang terintegrasi dan berbasis data yang akurat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa penyempurnaan GovTech bertujuan meningkatkan akurasi data pemerintah sehingga berbagai program bantuan dan pelayanan publik dapat diterima masyarakat yang benar-benar berhak. Integrasi data juga diharapkan mampu meminimalkan kesalahan sasaran serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program prioritas nasional.
Selain memperkuat ketepatan penyaluran bantuan sosial, GovTech dirancang untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi kementerian dan lembaga ke dalam satu ekosistem digital nasional. Integrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi birokrasi, mempercepat pelayanan publik, memperkuat transparansi, serta meminimalkan potensi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran negara.
Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan adalah integrasi sistem penyaluran bantuan melalui rekening perbankan bagi setiap keluarga penerima manfaat. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem distribusi bantuan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan mudah diawasi.
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menargetkan peluncuran platform GovTech pada 17 Agustus mendatang. Implementasi sistem digital tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan efisiensi anggaran negara hingga sekitar Rp100 triliun dalam beberapa tahun ke depan melalui penyederhanaan proses birokrasi dan optimalisasi layanan pemerintahan.
Pertemuan di Hambalang turut dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta sejumlah anggota Dewan Ekonomi Nasional, di antaranya Mari Elka Pangestu, Chatib Basri, Firman Hidayat, Tubagus Nugraha, dan Pantro Pander Silitonga. Hadir pula Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar.
Pemerintah berharap transformasi digital melalui GovTech menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan sistem digital yang terintegrasi, berbagai program pembangunan diharapkan semakin tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan.
