Indonesia Segera Perkuat Armada, Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Ditargetkan Tiba Sebelum HUT TNI Ke-81

0
IMG-20260718-WA0047

JAKARTA – Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan rencana kedatangan kapal induk eks-Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi. Kapal perang yang diperoleh melalui skema hibah dari Pemerintah Italia tersebut ditargetkan tiba di Indonesia sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 pada 5 Oktober 2026.

Kehadiran kapal induk ini menjadi tonggak penting bagi penguatan kemampuan maritim nasional sekaligus meningkatkan kesiapan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di kawasan.

Hibah Italia, Jalani Retrofit Sebelum Dioperasikan

Proses akuisisi Giuseppe Garibaldi telah bergulir sejak 2025 setelah Indonesia menyatakan minat terhadap kapal tersebut. Pemerintah Italia memilih menghibahkan kapal ini sebagai bagian dari kerja sama pertahanan kedua negara.

Sebelum resmi memperkuat armada TNI AL, kapal akan menjalani proses retrofit dan penyesuaian sistem agar sesuai dengan kebutuhan operasional Indonesia. Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh galangan kapal Fincantieri.

TNI Angkatan Laut juga telah mengirim sekitar 100 personel ke Italia untuk mengikuti pelatihan pengoperasian kapal. Saat proses pelayaran menuju Indonesia, kapal direncanakan diawaki secara bersama oleh personel Angkatan Laut Italia dan TNI AL sebelum sepenuhnya diserahkan kepada Indonesia.

Akan Berganti Nama Menjadi KRI Gajah Mada

Setelah resmi bergabung dengan TNI AL, Giuseppe Garibaldi direncanakan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.

Kapal tersebut diproyeksikan ditempatkan di Pangkalan TNI AL Lampung yang saat ini tengah dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan sandar, logistik, serta pemeliharaan kapal berukuran besar.

Sejumlah pengamat pertahanan menilai kehadiran kapal induk akan memperkuat kemampuan Indonesia dalam operasi maritim, pengamanan wilayah perbatasan, bantuan kemanusiaan, hingga operasi gabungan lintas matra.

Kapal Induk Ringan dengan Pengalaman Operasi Internasional

Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk ringan (light aircraft carrier) yang mulai bertugas pada pertengahan 1980-an sebagai kapal utama Angkatan Laut Italia.

Selama masa pengabdiannya, kapal ini pernah terlibat dalam berbagai operasi internasional, termasuk misi di Somalia, Kosovo, Afghanistan, dan Libya sebelum dipensiunkan pada Oktober 2024.

Secara teknis, kapal memiliki panjang sekitar 180 meter dengan bobot penuh sekitar 14.150 ton. Sistem propulsi empat turbin gas memungkinkan kapal melaju hingga sekitar 30 knot dengan daya jelajah ribuan mil laut.

Dek penerbangannya menggunakan konsep Short Take-Off and Vertical Landing (STOVL), sehingga mampu mengoperasikan pesawat tempur lepas landas pendek serta berbagai jenis helikopter militer.

Perkuat Modernisasi Alutsista Nasional

Masuknya Giuseppe Garibaldi ke dalam armada TNI AL diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat postur pertahanan Indonesia, khususnya di wilayah maritim yang sangat luas.

Selain meningkatkan kemampuan operasi militer, kapal induk ini juga berpotensi dimanfaatkan dalam operasi bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, evakuasi warga negara, hingga dukungan logistik di wilayah kepulauan.

Meski demikian, pengoperasian kapal induk juga memerlukan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta dukungan anggaran pemeliharaan yang berkelanjutan agar kapal dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat strategis bagi pertahanan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *