Presiden Prabowo Tandatangani Buku Belasungkawa untuk Emir Qatar, RI Kirim Utusan Khusus ke Doha
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995 hingga 2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, dengan mengisi dan menandatangani Book of Condolence di Kedutaan Besar Negara Qatar, Jakarta, pada Rabu. Kehadiran Kepala Negara menjadi bentuk penghormatan Indonesia kepada sosok pemimpin yang memiliki kontribusi besar bagi kemajuan Qatar.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani serta mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Atas nama rakyat dan Pemerintah Republik Indonesia, Presiden juga menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan serta seluruh rakyat Qatar.
Sebagai bentuk penghormatan negara, Presiden Prabowo juga secara resmi mengutus Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago untuk menyampaikan belasungkawa Pemerintah Republik Indonesia secara langsung kepada Emir Qatar. Penugasan ini merupakan pelaksanaan perintah Presiden sebagai wujud penghormatan negara kepada almarhum Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, sekaligus ungkapan simpati kepada Pemerintah dan rakyat Qatar.
Kedatangan Presiden di Kedutaan Besar Negara Qatar disambut oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran Presiden secara langsung di kedutaan menunjukkan eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar.
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani merupakan Emir Qatar yang memerintah pada periode 1995 hingga 2013 sebelum menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada putranya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. Ia dikenal sebagai tokoh yang membawa Qatar mengalami transformasi besar di bidang ekonomi, pendidikan, infrastruktur, hingga diplomasi internasional.
Di bawah kepemimpinannya, Qatar berkembang menjadi salah satu negara dengan pengaruh penting di kawasan Timur Tengah. Sheikh Hamad juga dikenal sebagai penggagas pengembangan jaringan media internasional Al Jazeera yang kemudian menjadi salah satu media global paling berpengaruh.
Hubungan Indonesia dan Qatar selama ini terus berkembang di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, ketenagakerjaan hingga kerja sama diplomatik. Qatar menjadi salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Teluk yang memiliki hubungan bilateral erat dan saling menguntungkan.
Pemerintah Indonesia berharap hubungan persahabatan kedua negara akan terus terjalin semakin kuat meski kepergian Sheikh Hamad menjadi kehilangan besar bagi rakyat Qatar. Diplomasi yang telah dibangun selama ini diharapkan tetap menjadi fondasi kerja sama yang membawa manfaat bagi kedua negara di masa mendatang.
