Lebih dari 30.000 Relawan Bantu Korban Gempa Venezuela, 6.462 Jiwa Berhasil Diselamatkan

0
IMG-20260713-WA0022

CARACAS – Gelombang solidaritas terus mengalir bagi para korban gempa bumi dahsyat yang melanda Venezuela pada 24 Juni 2026. Lebih dari 30.000 relawan dari berbagai daerah di negara itu telah mendaftarkan diri untuk membantu proses evakuasi, distribusi bantuan, serta pemulihan wilayah terdampak.

Pemerintah Venezuela melalui Presiden Majelis Nasional Jorge Rodríguez mengungkapkan bahwa sebanyak 30.076 personel militer, kepolisian, dan tim penyelamat telah dikerahkan ke lokasi bencana. Selain itu, tercatat 29.843 relawan sipil bergabung dalam operasi kemanusiaan, dengan sekitar 29.000 di antaranya siap diterjunkan ke wilayah La Guaira yang menjadi salah satu daerah paling terdampak.

Operasi penyelamatan juga mendapat dukungan internasional. Sebanyak 3.454 personel penyelamat dari lebih dari 30 negara diterjunkan ke Venezuela dengan membawa anjing pelacak, alat berat, serta perlengkapan pencarian korban di bawah reruntuhan bangunan.

Hingga saat ini, tim gabungan berhasil mengevakuasi 6.462 orang dari berbagai lokasi terdampak. Salah satu momen paling mengharukan adalah keberhasilan penyelamatan seorang balita berusia tiga tahun yang ditemukan hidup setelah enam hari terjebak di bawah reruntuhan Gedung Los Corales Garden 1 di La Guaira.

Bantuan kemanusiaan dari berbagai negara juga terus berdatangan. Amerika Serikat menyalurkan bantuan senilai lebih dari 386 juta dolar Amerika Serikat, termasuk kebutuhan pokok bagi lebih dari 30.000 korban melalui organisasi kemanusiaan Global Empowerment Mission.

Untuk memenuhi kebutuhan para penyintas, pemerintah Venezuela telah membangun 94 kamp pengungsian sementara. Hingga kini, sebanyak 87 kamp masih aktif menampung sekitar 16.891 warga yang kehilangan tempat tinggal akibat gempa.

Pemerintah juga meluncurkan Registri Perumahan Terpadu sebagai sistem pendataan nasional guna memastikan distribusi bantuan keuangan dan program rehabilitasi dilakukan secara tepat sasaran.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) memperkirakan sekitar 6,76 juta orang berpotensi terdampak bencana tersebut. Sementara itu, nilai kerusakan material diperkirakan mencapai sekitar 6,7 miliar dolar Amerika Serikat atau setara enam persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Venezuela.

Pemerintah bersama lembaga kemanusiaan nasional maupun internasional terus memperkuat koordinasi agar proses distribusi bantuan, rehabilitasi, dan rekonstruksi dapat berjalan lebih cepat. Dengan besarnya skala kerusakan, pemulihan pascagempa diperkirakan akan berlangsung dalam jangka panjang.

Partisipasi puluhan ribu relawan menjadi simbol kuat semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan yang membantu mempercepat penanganan salah satu bencana terbesar yang melanda Venezuela dalam beberapa dekade terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *