Pratu Galuh Nugraha Gugur Tertembak Saat Bantu Polisi Kejar Terduga Bandar Narkoba di Bireuen

0
1785088287671-1

BIREUEN — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar TNI setelah seorang anggota Polisi Militer TNI Angkatan Darat (POM TNI AD), Pratu Galuh Nugraha, gugur dalam sebuah insiden penembakan saat membantu aparat kepolisian mengejar komplotan terduga bandar narkoba di Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (25/7/2026).

Pratu Galuh Nugraha dilaporkan tertembak dalam insiden yang terjadi di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen. Peristiwa tersebut terjadi ketika aparat kepolisian melakukan pengejaran terhadap sejumlah terduga pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

“Peristiwa ini menjadi duka bagi kita semua. Kami turut berbelasungkawa yang mendalam atas gugurnya anggota POM TNI AD, Pratu Galuh Nugraha,” ujar Joko.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, insiden bermula ketika tim kepolisian melakukan operasi penangkapan terhadap empat orang terduga bandar narkoba yang berada di dalam sebuah kendaraan.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku yang disebut diduga merupakan oknum anggota Brimob. Sementara itu, tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan kemudian dikejar oleh aparat.

Saat proses pengejaran berlangsung, terjadi aksi penembakan ketika petugas berupaya menghentikan para terduga pelaku yang melarikan diri. Dalam situasi tersebut, Pratu Galuh Nugraha yang berada di lokasi untuk membantu proses penangkapan dilaporkan terkena tembakan.

Informasi awal menyebutkan bahwa peluru yang mengenai Pratu Galuh Nugraha diduga merupakan peluru yang memantul atau rekoset dari tembakan dalam proses pengejaran. Namun, penyebab dan kronologi pasti mengenai insiden tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan aparat berwenang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan Pratu Galuh Nugraha gugur dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan, serta keluarga besar TNI AD.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap tiga terduga pelaku yang melarikan diri. Upaya pencarian dan penangkapan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta memastikan para terduga pelaku dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Gugurnya Pratu Galuh Nugraha menjadi pengingat atas risiko besar yang dihadapi aparat dalam menjalankan tugas di lapangan, termasuk ketika membantu upaya pemberantasan peredaran narkoba.

Kepergian Pratu Galuh Nugraha meninggalkan duka bagi keluarga besar TNI dan masyarakat. Pengabdian serta keberaniannya dalam menjalankan tugas diharapkan menjadi penghormatan terakhir atas dedikasinya dalam menjaga keamanan dan membantu penegakan hukum di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *