Narasi Kereta Kencana KDM Dikaitkan dengan Nyi Roro Kidul Kembali Muncul, Begini Fakta dan Klarifikasinya
JAKARTA – Narasi yang mengaitkan Kereta Kencana Ki Jaga Rasa milik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan sosok mitologi Nyi Roro Kidul kembali beredar di media sosial. Berbagai unggahan menampilkan potongan video dan disertai klaim yang menghubungkan kereta tersebut dengan ritual maupun kisah mistis.
Namun, hingga kini tidak terdapat bukti sejarah maupun kajian ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Berbagai narasi yang beredar sebagian besar berupa opini, potongan video tanpa konteks utuh, serta cerita yang terus diulang tanpa disertai data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kereta Dibuat pada Era Modern
Berdasarkan penjelasan Dedi Mulyadi dalam berbagai kesempatan, Kereta Kencana Ki Jaga Rasa bukan merupakan peninggalan Kerajaan Pajajaran ataupun artefak kuno.
Kereta tersebut dibuat sekitar tahun 2008–2009 atas gagasan Dedi Mulyadi ketika menjabat Bupati Purwakarta. Pengerjaannya dilakukan oleh para perajin kereta di Solo dengan mengusung filosofi budaya Nusantara sebagai bagian dari penguatan identitas budaya daerah.
Dengan demikian, usia kereta tersebut bahkan belum mencapai dua dekade.
Secara kronologis, klaim yang menghubungkan kereta modern tersebut dengan tokoh mitologi yang telah dikenal dalam cerita rakyat selama berabad-abad tidak didukung bukti sejarah yang dapat diverifikasi.
Isu Lama yang Kembali Muncul
Menurut Dedi Mulyadi, narasi yang mengaitkan dirinya dengan Nyi Roro Kidul bukanlah isu baru.
Ia menyebut isu serupa telah muncul sejak masa Pilkada Purwakarta bertahun-tahun lalu. Bentuk narasinya berubah-ubah, mulai dari tuduhan memiliki hubungan khusus hingga berbagai cerita lain yang tidak pernah disertai bukti.
Belakangan, narasi tersebut bergeser dengan mengaitkan Kereta Kencana Ki Jaga Rasa sebagai simbol yang disebut-sebut memiliki hubungan dengan sosok mitologi tersebut.
Hingga kini, tidak terdapat naskah kuno, arsip sejarah, penelitian akademik, maupun dokumen budaya yang menunjukkan adanya keterkaitan antara Kereta Kencana Ki Jaga Rasa dengan Nyi Roro Kidul.
Klarifikasi Mengenai Video Seremoni
Salah satu materi yang banyak beredar di media sosial berupa potongan video seremoni pelepasan Kereta Kencana yang kemudian diberi narasi seolah-olah merupakan ritual tertentu.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Jabar Saber Hoaks sebelumnya telah memberikan klarifikasi bahwa video tersebut merupakan bagian dari prosesi pelepasan Kereta Kencana dalam kirab duplikat Bendera Pusaka pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prosesi tersebut merupakan rangkaian kegiatan budaya dan kenegaraan, bukan ritual keagamaan sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.
Pentingnya Verifikasi Informasi
Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di ruang digital.
Sebuah narasi yang berulang kali dibagikan tidak otomatis menjadi fakta apabila tidak didukung bukti yang dapat diverifikasi. Informasi publik seharusnya dibangun di atas data, dokumen, dan sumber yang kredibel, bukan berdasarkan asumsi maupun potongan video yang kehilangan konteks.
Di tengah derasnya arus informasi digital, literasi media dan kemampuan memverifikasi informasi menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.
