Menko Polkam Tiba di Doha Sampaikan Belasungkawa Presiden Prabowo atas Wafatnya Sheikh Hamad

0
IMG-20260715-WA0041

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago tiba di Doha, Qatar, pada Selasa pukul 07.35 waktu setempat. Kedatangannya membawa misi resmi Pemerintah Indonesia untuk menyampaikan belasungkawa Presiden Prabowo Subianto atas wafatnya mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.

Kehadiran Menko Polkam di Doha menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Indonesia kepada almarhum Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani sekaligus ungkapan simpati kepada Pemerintah dan rakyat Qatar yang tengah berduka.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada Menko Polkam untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada Emir Qatar. Langkah diplomatik ini sekaligus mencerminkan hubungan persahabatan dan kerja sama yang erat antara Indonesia dan Qatar.

Menko Polkam bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat Dassault Falcon 8X TNI AU. Setibanya di Doha, rombongan disambut oleh Deputy Chief of Protocol Qatar Mr. Hisham Al Ali, Sheikh Jassim Ghanim Al Thani dari Protocol Ministry of Foreign Affairs Qatar, Duta Besar RI untuk Qatar Syahdah Guruh Langkah Samudra, serta Atase Pertahanan RI di Qatar Kolonel Arh Tengku Sony.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam turut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam Duta Besar Mohammad K. Koba, Staf Khusus Menko Polkam Jan Sembiring, serta Kepala Biro Protokol dan Pengamanan Brigjen TNI Donald Siagian.

Informasi mengenai kedatangan Menko Polkam di Doha disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana.

Kehadiran delegasi Indonesia di Qatar tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas wafatnya mantan Emir Qatar, tetapi juga memperlihatkan komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan diplomatik yang telah terjalin erat dengan negara tersebut.

Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani merupakan Emir Qatar yang memimpin negara tersebut sejak 1995 hingga 2013. Ia kemudian menyerahkan kepemimpinan Qatar kepada putranya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Selama masa kepemimpinannya, Sheikh Hamad dikenal sebagai tokoh penting dalam proses transformasi dan modernisasi Qatar. Di bawah kepemimpinannya, Qatar mengalami perkembangan pesat dalam berbagai sektor, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, ekonomi, serta hubungan internasional.

Periode kepemimpinan Sheikh Hamad juga menjadi masa ketika Qatar semakin aktif memainkan peran di panggung internasional. Negara tersebut memperkuat posisi diplomatiknya dalam berbagai isu regional dan global, sekaligus mengembangkan peran strategisnya dalam bidang media internasional.

Wafatnya Sheikh Hamad menjadi momen duka bagi Pemerintah dan rakyat Qatar. Ungkapan belasungkawa dari Indonesia menunjukkan adanya hubungan persahabatan yang kuat antara kedua negara serta penghormatan terhadap perjalanan sejarah Qatar di bawah kepemimpinan almarhum.

Hubungan bilateral Indonesia dan Qatar selama ini terus berkembang dalam berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, ketenagakerjaan, hingga kerja sama diplomatik. Kedua negara juga memiliki kepentingan bersama untuk memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama strategis di tengah dinamika geopolitik global.

Kunjungan Menko Polkam ke Doha atas arahan Presiden Prabowo menjadi bagian dari diplomasi Indonesia dalam menjaga hubungan baik dengan negara sahabat. Penyampaian belasungkawa secara langsung juga menjadi simbol solidaritas Indonesia kepada Qatar dalam masa berkabung.

Ke depan, hubungan Indonesia dan Qatar diharapkan tetap semakin erat dan berkembang secara konstruktif. Momentum duka atas wafatnya Sheikh Hamad sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan persahabatan antarnegara yang telah dibangun melalui kerja sama dan komunikasi diplomatik selama bertahun-tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *