Menag Nasaruddin Umar: Indonesia Tetap di Jalur Pembangunan, Masyarakat Diajak Perkuat Syukur dan Persatuan
JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus mensyukuri kondisi bangsa yang dinilainya tetap berada di jalur pembangunan yang tepat di tengah berbagai tantangan geopolitik global.
Ajakan tersebut disampaikan Menag saat menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas nasional dan tetap fokus menjalankan agenda pembangunan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, meskipun situasi global masih diwarnai berbagai dinamika politik, ekonomi, dan keamanan.
Menurutnya, kondisi tersebut patut disyukuri bersama karena tidak semua negara mampu mempertahankan stabilitas di tengah ketidakpastian dunia.
Zikir Kebangsaan Perkuat Persatuan Bangsa
Menag menilai pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi simbol kuat bahwa kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk tetap dilandasi semangat persaudaraan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.
Ia menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju, damai, dan sejahtera.
Momentum doa bersama tersebut juga menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus mempererat persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan nasional maupun global.
Ajak Masyarakat Jaga Optimisme
Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat agar terus menumbuhkan optimisme, memperkuat solidaritas sosial, dan mendukung pembangunan nasional melalui kontribusi positif di bidang masing-masing.
Ia menekankan bahwa semangat gotong royong, toleransi, serta persatuan menjadi modal utama bangsa dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan makmur.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menurutnya, bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh anak bangsa dalam menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, dan melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.
