BRIN Kembangkan Peredam Gempa Cerdas Berbasis Shape Memory Steel, Bangunan Bisa Kembali ke Posisi Semula

0
IMG-20260718-WA0050

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus menghadirkan inovasi teknologi untuk memperkuat ketahanan infrastruktur Indonesia terhadap ancaman gempa bumi. Salah satu terobosan terbaru adalah pengembangan peredam gempa cerdas (smart damper) berbasis shape memory steel yang mampu menyerap energi gempa sekaligus mengembalikan struktur bangunan ke posisi semula setelah guncangan terjadi.

Inovasi ini menjadi langkah penting mengingat Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki tingkat aktivitas seismik tinggi. Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan bangunan sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Teknologi Baru Tingkatkan Ketahanan Bangunan

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Metalurgi BRIN, Efendi, menjelaskan bahwa gempa bumi merupakan bencana yang sulit diprediksi dan sering menimbulkan kerusakan besar terhadap infrastruktur maupun aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sistem peredam gempa konvensional memang mampu mengurangi energi getaran, tetapi masih memiliki keterbatasan karena bekerja melalui deformasi plastis yang bersifat permanen. Setelah menerima beban gempa besar, komponen damper umumnya mengalami penurunan kinerja dan memerlukan penggantian.

Sebagai solusi, BRIN mengembangkan smart damper berbasis shape memory steel yang memiliki kemampuan menyerap energi sekaligus menghasilkan efek self-centering, sehingga struktur bangunan dapat kembali ke posisi awal setelah menerima guncangan.

Mampu Pulihkan Struktur Secara Otomatis

Efendi menjelaskan bahwa keunggulan utama teknologi ini terletak pada karakteristik material shape memory steel yang mampu mengalami transformasi fasa secara reversibel.

Saat gempa terjadi, material menyerap energi melalui deformasi. Setelah gaya gempa berakhir, struktur mikro material bekerja mengembalikan bentuknya seperti semula sehingga bangunan mengalami deformasi permanen yang jauh lebih kecil dibanding sistem konvensional.

Kemampuan tersebut mendukung konsep post-earthquake functionality, yakni bangunan tetap dapat difungsikan atau kembali beroperasi lebih cepat setelah gempa tanpa memerlukan perbaikan besar.

Efisien dan Tahan Digunakan Berulang

Selain memiliki kemampuan self-centering, damper cerdas yang dikembangkan BRIN juga dirancang agar mampu bekerja berulang kali tanpa mengalami penurunan performa secara signifikan.

Keunggulan tersebut memberikan manfaat jangka panjang karena mengurangi biaya perawatan, memperpanjang usia pakai komponen, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan infrastruktur.

Saat ini, prototipe smart damper berbasis shape memory steel telah berhasil dikembangkan dan melalui tahap pengujian laboratorium sebagai bagian dari proses penyempurnaan teknologi sebelum dapat diterapkan secara lebih luas.

Dukung Mitigasi Bencana Nasional

Pengembangan peredam gempa cerdas menjadi bagian dari komitmen BRIN dalam mendukung mitigasi bencana berbasis riset dan inovasi. Teknologi ini diharapkan dapat diaplikasikan pada berbagai infrastruktur strategis seperti gedung bertingkat, rumah sakit, sekolah, jembatan, hingga fasilitas publik lainnya yang berada di wilayah rawan gempa.

Dengan inovasi tersebut, Indonesia tidak hanya meningkatkan kemampuan melindungi bangunan dari kerusakan akibat gempa, tetapi juga mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat, mengurangi kerugian ekonomi, serta meningkatkan keselamatan jiwa ketika bencana terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *