Ketua AWNI Sumatera Raya Serukan Pers Bersatu Kawal Indonesia, Dorong Sinergi Nasional Demi Terwujudnya Visi Pembangunan Bangsa
RIZKAN – Ketua Dewan Perwakilan Aliansi Wartawan Nusantara Indonesia (AWNI) Sumatera Raya sekaligus Ketua AWNI DPW Provinsi Jambi, Rizkan Al Mubarrok, menyerukan pentingnya memperkuat persatuan nasional melalui peran pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab dalam mengawal perjalanan pembangunan Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai refleksi atas posisi strategis pers sebagai Pilar Keempat Demokrasi yang memiliki fungsi mengawasi jalannya pemerintahan, menyampaikan informasi yang akurat, menjaga transparansi, sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui karya jurnalistik yang berdasarkan fakta.
Menurut Rizkan, di tengah dinamika global yang semakin kompleks, keberadaan pers tidak hanya dituntut menjadi penyampai informasi, tetapi juga mampu menjadi perekat persatuan bangsa dengan tetap memegang teguh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
“Pers bukan sekadar profesi. Pers adalah amanah. Wartawan memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang benar, mengedukasi masyarakat, mengawal jalannya pemerintahan, sekaligus menjaga persatuan bangsa,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa profesionalisme merupakan fondasi utama dunia jurnalistik. Kebebasan pers harus dijalankan secara bertanggung jawab, dengan menjunjung tinggi independensi, akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta menghindari penyebaran informasi yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.
Pers sebagai Pilar Demokrasi Modern
Dalam pandangannya, negara demokrasi yang kuat membutuhkan media yang sehat.
Pers memiliki fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan negara, sekaligus menjadi ruang publik yang menghadirkan kritik konstruktif, solusi, dan edukasi kepada masyarakat. Karena itu, media harus tetap berpijak pada kepentingan publik, bukan kepentingan kelompok tertentu.
Menurut Rizkan, wartawan tidak hanya bertugas memberitakan sebuah peristiwa, tetapi juga membantu masyarakat memahami konteks, dampak, serta solusi dari setiap persoalan bangsa.
Pers yang berkualitas akan menghasilkan masyarakat yang semakin cerdas dalam mengambil keputusan, sehingga demokrasi berjalan lebih sehat dan pembangunan nasional memperoleh pengawasan yang objektif.
Mengedepankan Kepentingan Bangsa
Rizkan mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengesampingkan perbedaan politik setelah seluruh proses demokrasi berjalan sesuai konstitusi.
Ia menilai pembangunan nasional membutuhkan stabilitas, kerja sama, dan semangat gotong royong dari seluruh komponen bangsa.
“Kita kesampingkan ego dan kepentingan politik. Yang harus kita utamakan adalah kepentingan bangsa dan negara. Persatuan nasional merupakan modal utama agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menghormati pemerintahan yang memperoleh mandat melalui proses demokrasi sesuai konstitusi.
Dalam negara demokrasi, setiap warga negara memiliki hak untuk memberikan kritik maupun masukan terhadap kebijakan publik. Namun kritik tersebut diharapkan disampaikan secara bertanggung jawab, berdasarkan data, fakta, serta melalui mekanisme yang sesuai dengan hukum dan prinsip-prinsip demokrasi.
Mengawal Program Pembangunan
Rizkan menilai keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal berbagai program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga ke daerah dan masyarakat akar rumput.
Menurutnya, media memiliki posisi strategis dalam memastikan informasi mengenai kebijakan pemerintah tersampaikan secara utuh kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana penyampaian aspirasi publik kepada pemerintah.
Pers juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kritik yang objektif apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan program pembangunan, sehingga perbaikan dapat dilakukan demi kepentingan masyarakat luas.
Menjaga Stabilitas Nasional
Rizkan menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan persatuan bangsa merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta terwujudnya cita-cita Indonesia menjadi negara maju.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan, menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun berbagai bentuk provokasi yang dapat mengganggu kehidupan demokrasi dan persatuan nasional.
Menurutnya, setiap perbedaan pandangan hendaknya diselesaikan melalui dialog, mekanisme hukum, dan proses demokrasi yang berlaku sehingga stabilitas nasional tetap terjaga.
“Indonesia dibangun oleh semangat persatuan. Mari kita jaga kebersamaan, memperkuat gotong royong, mengawal pembangunan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, adil, makmur, dan sejahtera,” ujarnya.
Sebagai organisasi profesi kewartawanan, AWNI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya jurnalisme yang profesional, independen, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan publik.
Dengan semangat tersebut, pers diharapkan terus menjadi mitra kritis dalam pembangunan nasional, menjaga demokrasi tetap sehat, serta menghadirkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia.
