BNN dan Pemprov Kalimantan Tengah Sepakati Hibah Tanah dan Bangunan, Perkuat P4GN di Lima Kabupaten

0
IMG-20260715-WA0046

JAKARTA — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan hibah tanah dan bangunan untuk memperkuat sarana dan prasarana kelembagaan BNN di daerah.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam audiensi Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto bersama jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026).

Audiensi tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo bersama sejumlah kepala daerah dari wilayah Kalimantan Tengah. Turut hadir Bupati Barito Timur M. Yamin, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Bupati Katingan Saiful, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan Bahrun Abbas yang mewakili Bupati Seruyan.

Pertemuan tersebut membahas komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten dalam mendukung penguatan program P4GN melalui pemberian hibah tanah dan bangunan kepada BNN. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kehadiran kelembagaan BNN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang membutuhkan.

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah kabupaten yang memberikan dukungan nyata terhadap penguatan kelembagaan BNN.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang terus berkembang.

“Dukungan pemerintah daerah melalui pemberian hibah tanah dan bangunan merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat kelembagaan BNN. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas BNN dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ujar Suyudi.

Penguatan sarana dan prasarana BNN di daerah dinilai memiliki peran strategis karena dapat mendekatkan layanan pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat kepada warga. Kehadiran kelembagaan yang lebih kuat di tingkat daerah juga diharapkan mempercepat respons terhadap potensi ancaman narkotika.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten berkomitmen mendukung penuh upaya pemberantasan narkotika.

Menurut Edy, kondisi geografis Kalimantan Tengah yang memiliki wilayah luas dan posisi strategis membutuhkan penguatan kehadiran lembaga yang memiliki tugas khusus dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika.

“Kalimantan Tengah memiliki wilayah yang sangat luas dan strategis sehingga memerlukan penguatan kehadiran BNN di daerah. Dengan berdirinya BNN di lima kabupaten ini, kami optimistis upaya pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal, sehingga pemberantasan narkotika di Kalimantan Tengah semakin efektif,” ujar Edy Pratowo.

Dukungan hibah tanah dan bangunan tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi penguatan kelembagaan BNN di lima kabupaten di Kalimantan Tengah. Dengan sarana dan prasarana yang memadai, pelaksanaan program P4GN di tingkat daerah diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Selain memperkuat aspek pencegahan dan pemberantasan, penguatan kelembagaan BNN juga diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika. Pendekatan tersebut penting untuk memastikan penanganan masalah narkotika tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pemulihan dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi antara BNN, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten menjadi bagian penting dalam membangun sistem pencegahan narkotika yang lebih kuat. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat, sementara BNN memberikan dukungan melalui kebijakan, program, serta penguatan kapasitas kelembagaan.

Melalui kolaborasi tersebut, BNN berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah kabupaten dapat terus berkembang. Penguatan sarana dan prasarana di daerah diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaksanaan P4GN sekaligus memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen bersama ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi ancaman narkotika di Kalimantan Tengah. Dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan masyarakat, upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika diharapkan semakin efektif.

BNN dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama agar program P4GN dapat memberikan dampak nyata. Penguatan kelembagaan, peningkatan layanan rehabilitasi, pencegahan berbasis masyarakat, serta penindakan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika diharapkan berjalan secara terpadu demi melindungi generasi dan mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin tangguh menghadapi ancaman narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *