Speedboat Terbalik di Phu Quoc, 15 Turis India Tewas, 21 Selamat, Kapten Kapal Ditahan
PHU QUOC – Kecelakaan laut tragis terjadi di perairan Pulau Phu Quoc, Vietnam selatan, pada Sabtu (11/7/2026). Sebuah speedboat wisata yang mengangkut rombongan wisatawan asal India terbalik akibat cuaca buruk, mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, sementara 21 lainnya berhasil diselamatkan.
Insiden terjadi sekitar pukul 13.00 waktu setempat saat kapal wisata milik Minh Huy PQ Tourism Co. Ltd. berlayar dari Pulau Hon May Rut menuju Pelabuhan An Thoi.
Kapal tersebut membawa 32 wisatawan asal India bersama empat awak kapal yang terdiri atas kapten, mekanik, petugas layanan, dan pemandu wisata.
Saat berada sekitar 400 meter dari Pulau Hon May Rut Ngoai, speedboat dihantam ombak besar disertai angin kencang hingga kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik di tengah laut.
Seluruh 36 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi ke daratan melalui operasi penyelamatan yang melibatkan kapal wisata di sekitar lokasi, penjaga perbatasan, angkatan laut, serta penjaga pantai Vietnam.
Dari total penumpang, sebanyak 21 orang dinyatakan selamat. Sementara itu, 15 korban meninggal dunia terdiri dari 13 laki-laki dan dua perempuan, seluruhnya merupakan warga negara India.
Dua korban selamat dilaporkan mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kapten kapal, Nguyễn Hồng Hải (57), telah diamankan dan ditahan oleh Kepolisian Provinsi An Giang untuk menjalani penyelidikan atas dugaan pelanggaran terkait kecelakaan transportasi laut tersebut.
Pemerintah Vietnam melalui Perdana Menteri Le Minh Hung memerintahkan investigasi menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus mengevaluasi standar keselamatan transportasi air di kawasan wisata Phu Quoc.
Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan memastikan pemerintah India akan memberikan bantuan penuh kepada seluruh warga negaranya yang terdampak.
Kedutaan Besar India di Vietnam juga telah membuka pusat tanggap darurat di Ho Chi Minh City dan Hanoi untuk membantu proses identifikasi korban, pendampingan keluarga, serta koordinasi pemulangan jenazah.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi laut yang bergelombang saat proses penyelamatan berlangsung. Tim SAR menghadapi kesulitan karena sejumlah penumpang sempat terjebak di dalam badan kapal yang terbalik.
Otoritas Vietnam menyatakan investigasi masih berlangsung untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi cuaca, kelayakan kapal, serta prosedur keselamatan yang diterapkan operator wisata.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan pelayaran, khususnya pada destinasi wisata laut yang rentan terhadap perubahan cuaca ekstrem.
