Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Lima Bendungan Strategis untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

0
1783841749095

JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri peresmian lima bendungan strategis yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto secara terpusat di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7/2026). Kehadiran Panglima TNI menjadi bentuk dukungan terhadap program strategis nasional dalam memperkuat ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali. Seluruh proyek tersebut diharapkan memperkuat pengelolaan sumber daya air sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengabdikan seluruh tenaga, pikiran, dan kemampuannya demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia.

“Saya diberi kepercayaan oleh rakyat Indonesia. Saya dipilih oleh rakyat Indonesia dan saya akan setia kepada rakyat Indonesia. Dengan segala apa yang saya miliki, dengan segala tenaga, dengan segala pikiran, dengan segala energi yang saya miliki. Hanya satu. Saya akan mengabdi kepada bangsa dan rakyat saya. Dan saya tidak akan gentar. Saya tidak akan pernah menyerah,” tegas Presiden.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan nasional serta meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi berbagai tantangan global maupun domestik. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Selain itu, Presiden menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa. Ia menegaskan tidak ada negara yang dapat berdiri kokoh apabila tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri.

“Pemerintah akan terus bekerja untuk memastikan kebutuhan pangan nasional terpenuhi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Presiden.

Kelima bendungan yang diresmikan memiliki fungsi strategis, antara lain mendukung layanan irigasi seluas 39.540 hektare, menyediakan air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik, membantu pengendalian banjir, serta mendukung penyediaan energi dan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Kehadiran Panglima TNI dalam kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara TNI dan pemerintah dalam mendukung berbagai program prioritas nasional. Dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *